Tata Cara Resign yang Baik dan Benar

Tata Cara Resign yang Baik dan Benar

Bagikan ke

Memiliki pekerjaan memang selayaknya menjadi suatu hal yang kita syukuri ya, terlebih banyak orang yang masih sulit mencari pekerjaan.

Tapi bagaimana pun, hal-hal yang terjadi dalam perusahaan bisa jadi membuatmu tidak lagi nyaman dengan pekerjaan yang kamu jalani sekarang.

Atasan kurang menghargai, lingkungan kerja negatif, tempat kerja terlalu jauh, pekerjaanmu ternyata tidak sesuai passion, dan lain sebagainya.

Karena hal-hal tersebut, kamu mulai berpikir untuk mengundurkan diri dan mencari pekerjaan baru di tempat lain.

Mengundurkan diri dan memulai hidup baru tidaklah semudah menghilang begitu saja dari tempatmu bekerja sekarang.

Ada beberapa hal nih yang harus kamu perhatikan dan lakukan juga, terkait etika pengunduran diri

Langkah yang pertama adalah dengan tetap melakukan pekerjaan Anda dengan baik dan selesaikan dengan maksimal. Jadi meski Anda akan keluar dari pekerjaan Anda, bukan berarti Anda bisa bermalas-malasan dan mengerjakan pekerjaan dengan sembarangan. Tetap lakukan yang terbaik untuk meninggalkan kesan bagus setelah Anda pergi. 

Langkah yang kedua adalah dengan berusaha untuk tidak memberikan surat resign secara mendadak. Paling tidak, beritahukan rencana Anda untuk resign satu bulan sebelum Anda melakukannya. Usahakan ketika Anda keluar sudah tidak ada pekerjaan yang tertinggal atau harus diselesaikan karena sebelumnya sudah ada persiapan untuk pengalihan pekerjaan yang ada pada rekan kerja lainnya. 

Langkah ketiga adalah dengan mengembalikan barang yang menjadi inventaris kantor dengan memberikannya pada kantor administrasi yang mengurusnya. Pastikan tak ada barang milik kantor yang terbawa oleh Anda. 

Berpamitan dengan rekan kerja dan atasan di kantor menjadi langkah yang terakhir. Ucapkan permohonan maaf jika selama bekerja disana Anda melakukan kesalahan baik yang disengaja maupun yang tidak. Kemudian ucapkan terima kasih atas semua bantuan dan bimbingan yang diberikan pada Anda selama bekerja dengan mereka. 

Jika Anda memiliki dana berlebih, Anda bisa membuat acara perpisahan kecil dengan membelikan mereka makanan atau cinderamata yang berkesan. Kesan terhadap Anda setelah resign dari sebuah pekerjaan turut menentukan riwayat karir yang Anda miliki.

 Jika mereka merasa Anda seseorang yang baik dan bertanggung jawab dalam pekerjaan bukan tidak mungkin itu akan menjadi pertimbangan bagi orang lain yang mengetahui riwayat pekerjaan Anda tersebut. Sekian ulasan singkat tentang Alasan berhenti kerja saat di Interview yang bisa Anda ungkapkan pada pihak perusahaan tempat Anda melamar kerja. Semoga berhasil.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *