Memahami Komponen Gaji Karyawan di Perusahaan

Memahami Komponen Gaji Karyawan di Perusahaan

Bagikan ke

Hi sobat SIKERS!
Buat kamu yang ingin cepat dapat kerja
Sebaiknya kamu harus memahami aktivitas recruitment di suatu perusahaan
Jadi penasaran kan tentang aktivitas recruitment di suatu perusahaan?
Kita akan bahas seputar masalah rekrutmen di video ini
Yuk, mari kita mulai!

Terimakasih sobat SIKERS!
Sobat SIKERS! Sekarang kita akan membahas tentang komponen gaji karyawan di perusahaan

Bagi sobat SIKERS sekalian pastinya kalian sudah pernah mengalami mendapatkan gaji di sebuah
perusahaan
Namun, apa kalian tahu tentang komponen-komponen apa saja yang ada di dalam gaji?
Menurut Surat Edaran Menteri Tenaga Kerja RI No. SE 07/MEN/1990 Thun 1990 tentang Pengelompokkan
Komponen Upah dan Pendapatan Non Upah, komponen gaji terdiri dari
a. Gaji pokok
Berdasarkan Undang-Undang Nomor 13 Tahun 2003, besaran gaji pokok paling sedikit 75% dari jumlah
gaji pokok dan tunjangan tetap
Gaji pokok adalah imbalan dasar yang dibayarkan kepada pekerja menurut tingkat atau jenis pekerjaan
yang besarnya
Di dalam gaji pokok terdapat beberapa komponen seperti :
– UMR
Menurut Peraturan Menteri Tenaga Kerja dan Transmigrasi nomer 7 tahun 2013 mengenai Upah Minimum
UMR adalah Upah Minimum yang berlaku untuk seluruh Kabupaten atau Kota di satu Provinsi
– UMK
Menurut Peraturan Menteri Tenaga Kerja dan Transmigrasi nomer 7 tahun 2013 mengenai Upah Minimum
UMK adalah Upah Minimum yang berlaku di wilayah Kabupaten atau Kota
– KHL
Berdasarkan Peraturan Presiden No. 78 tahun 2015 tentang Pengupahan, Kebutuhan Hidup Layak yang
disingkat KHL adalah standar kebutuhan seorang pekerja/buruh lajang untuk dapat hidup layak secara
fisik dalam bulan
b. Tunjangan tetap
Suatu pembayaran yang teratur berkaitan dengan pekerjaan yang diberikan secara tetap untuk pekerja
dan keluarganya serta dibayarkan dalam satuan waktu yang sama dengan pembayaran upah pokok, seperti
Tunjangan Istri, Tunjangan Anak, Tunjangan Perumahan, Tunjangan Daerah, dll.
c. Tunjangan tidak tetap
Suatu pembayaran yang secara langsung atau tidak langsung berkaitan dengan pekerja, yang diberikan
secara tidak tetap untuk pekerja dan keluarganya serta dibayarkan menurut satuan waktu yang tidak
sama dengan waktu pembayaran upah pokok, seperti tunjangan transport dan tunjangan makan
d. Bonus
Bonus adalah sejumlah uang yang biasanya dapat ditambahkan ke dalam suatu gaji karyawan dan
biasanya diperuntukkan untuk seorang karyawan sebagai suatu bentuk hadiah karena mereka telah
melakukan pekerjaan dengan baik dan penuh rasa tanggung jawab
Jenis-jenis bonus :
– Bonus Prestasi
Jenis bonus karyawan yang satu ini dapat diberikan hanya kepada karyawan yang memang suatu nilai
memiliki prestasi lebih dibandingkan yang lainnya
– Bonus Referral
Jenis bonus bagi karyawan yang merekomendasikan kandidat yang pada akhirnya dipekerjakan oleh
perusahaan
– Bonus Tahunan
Jenis bonus ini biasanya diberikan kepada seluruh karyawan dengan dasar perhitungan kinerja perusahaan
tahun sebelumnya
– Bonus Keahlian
Jenis bonus keahlian diberikan sebagai apresiasi perusahaan terhadap keahlian atau skill yang dimiliki
karyawan dalam membantu perusahaan untuk mencapai tujuannya
– Bonus Retensi
Jenis bonus retensi digunakan dalam bentuk insentif agar karyawan mengurungkan niat mereka
meninggalkan perusahaan.
– Bonus Liburan Bersama
Jenis bonus ini untuk dapat meningkatkan suatu rasa peraturan dan kebersamaan antar setiap karyawan
dan perusahaan, sehingga perusahaan biasanya dapat melakukan liburan bersama. Contoh : gathering
dan family outing sebagai bonus
– Bonus Profit Sharing
Jenis bonus ini merupakan bagi hasil diberikan kepada karyawan dengan melihat pada laba perusahaan
dan juga jumlah saham yang dimiliki karyawan terkait
– THR (Tunjangan Hari Raya)
Jenis bonus dari perusahaan yang dipersiapkan untuk kamu. THR termasuk cara menghormati dari
pihak perusahaan terhadap agama yang kamu percaya
e. Potongan
Dalam komponen gaji, terdapat potongan yang mengurangi jumlah penghasilan
Potongan ini biasanya terdiri dari pajak penghasilan atau PPh Pasal 21 dan iuran BPJS
(Kesehatan dan Ketenagakerjaan)
Untuk potongan PPh Pasal 21, ada komponen-komponennya perhitungannya tersendiri agar
mendapatkan besaran pajak tepat yang perlu disetor dan dilaporkan

Demikian penjelasan saya mengenai aktivitas recruitment di suatu perusahaan
Semoga sobat SIKERS sukses dan cepat mendapat pekerjaan
Bila ada pertanyaan, silahkan tinggalkan komen di kolom komentar di bawah ini

Salam sukses sobat SIKERS!

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *